Tolak Ukur Keberhasilan Bercerita

keberhasilan dalam bercerita bisa dilihat dari 2 tahapan.
yang pertama adalah pada saat cerita tersebut disajikan / ditampilkan.pada saat cerita ditampilkan di hadapan audiens/anak-anak biasanya kalo anak itu senang dengan cerita yang disajikan,mereka dengan setian akan mendengarkan dengan khusu’ dan secara tidak sadar mereka menerima nilai-nilai yang dibawakan oleh pencerita,oleh karena itu pencerita harus bisa memberikan nilai-nilai yang positif pada kandungan cerita.dari sinilah bisa terlihat seberapa keberhasilan cerita kita.segera bertaubatlah pada pencerita/orang tua yang mengisi ceritanya dengan nilai-nilai tahayul,khurafat,sadisme,porno,dkk.

Tahap kedua yaitu setelah selasainya cerita,sehari,seminggu,sebulan maupun beberapa tahun kemudian.

Cerita bisa dikatakan berhasil ketika mampu merubah kepribadian anak yang buruk menjadi baik,mejadikan cerita tersebut motivasi kepada anak untuk menjadi manusia yang sholeh dan sholehah sehingga tercipta anak bangsa yang bermoral dan bermartabat..selamat bercrita

3 thoughts on “Tolak Ukur Keberhasilan Bercerita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s